welcome to selimarselina's blog

warga negara ganda

Undang-undang kewarganegaraan Indonesia tak mengizinkan warganya memiliki kewarganegaraan ganda. Namun seiring dengan berjalannya waktu, apalagi di era globalisasi sekarang ini, makin banyak aspirasi yang menginginkan kewarganegaraan ganda. Hal itu memudahkan terutama bagi warga Indonesia yang tinggal di luar negeri.

Indah Morgan, dari Komunitas Pernikahan Campur KPC Melati di Inggris, adalah pendukung perjuangan untuk memperoleh dwi kewarganegaraan. Sudah empat tahun ia tinggal di Inggris mengikuti suami dan sudah bertahun lamanya ia memperjuangkan hak memiliki warga negara lain selain Indonesia.
Ia menyambut gembira ketika Dubes RI di Amerika Dino Pati Djalal, mengirim surat terbuka kepada masyarakat Indonesia di Amerika. Dino Pati berjanji untuk menyampaikan aspirasi masyarakat Indonesia soal kewarganegaraan ganda.

“Saya dan para pelaku kawin campur terutama juga para skill migrant dari Indonesia yang berada di luar negeri mendukung ide tersebut. Kemungkinan kami juga yang dari Inggris akan melakukan hal yang sama. Mengharapkan kepada duta besar Indonesia melakukan hal yang sama untuk mendukung adanya dwi kewarganegaraan ini,” kata Indah sebagaimana dikutip Radio Nederland, Senin (3/10/2011)
Aspirasi untuk dwi kewarganegaraan juga menggema di Italia. Gusmang Oka Mayura adalah pria Bali yang sudah selama sepuluh tahun tinggal di kota Verona. Ia berupaya mengumpulkan keinginan untuk memperoleh dwi kewarganegaraaan dan membuat kelompok tersendiri di Facebook. Sampai saat ini anggotanya sudah mencapai sekitar 930 warga Indonesia dari seluruh pelosok dunia.

Indonesia yang terdiri dari bermacam suku dan ras pun terkadang ada yang berkewarganegaraan ganda, ya walaupun cuma dari seorang ayah yang berbeda negara ataupun seseorang itu sudah menjadi seorang yang tinggal di Indonesia secara lama dan ingin menetap, sehingga bisa jadi dia menjadi warga negara indonesia yang telah tinggal lama di indonesia atau dia menjadi seorang warga negara yang tinggal di negara aslinya, sehingga dia disebut berkewarganegaraan ganda.

Didaerah bali/bangka belitung khususnya tempat kelahiran saya terkesan banyak “bule” yang berkewarganegaraan ganda, sehingga agak susah membedakan, namun itulah hak kebebasan setiap individu untuk menentukannya, alangkah baiknya jika kewarganegaraan itu adalah satu, sehingga simbolis dan mudah untuk diingat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: